NI
KADEK CITRA PATMALA
1302305037
FISIOTERAPI
1. Mekanisme kerja TENS yakni TENS
memberikan arus listrik dengan amplitudo sampai dengan 50mA dengan frekuensi
10-250Hz, banyak digunakan untuk terapi pengurangan rasa sakit. Banyak teori
yang mendukung prinsip kerja TENS, satu diantaranya adalah teori pain gates
yang diajukan oleh Melzack dan Walls.
2. Mekanisme kerja SWD (Short Wave
Diathermi) yakni Gelombang radio dilemahkan saat melewati jaringan, tetapi
sesungguhnya dapat menembus jaringan sampai dalam tergantung dari jaringan yang
dilewati, frekuensi dan karakteristik dari aplikator. Aplikator induktif
meningkatkan pusaran medan magnet di jaringan, dan sebagai pengatur dan
penghasil temperature tinggi di jaringan yang kaya akan cairan, menginduksi
dengan tinggi jaringan seperti otot. Kapasitator melengkapi aplikator yang
meningkatkan panas dari medan listrik. Temperatur maksimal cenderung muncul
pada jaringan yang kurang kandungan cairan seperti lemak, dan dapat
memungkinkan untuk membakarnya. SWD dapat meningkatkan suhu lemak subkutan
sampai 15oC dan pada kedalaman kedalaman 4-5 cm dengan panas 4oC- 6oC. Mesin
SWD dapat menghasilkan pulsa sama baiknya dengan Continous Wave output. CW SWD
digunakan apabila tujuan dari terapi adalah untuk memanaskan.
3. Yang di maksud dengan :
a. Informasi adalah segala sesuatau
yang berupa data, pesan maupun simpul yang dapat diartikan sebagai pengetahuan
pembelajaran dan istruksi.
b. Teknologi informasi adalah suatu
teknologi yang digunakan untuk mengolahdata, termasuk memproses, mendapatkan,
menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menhasilkan
informasi yang berkualitas.
c. Komunikasi adalah suatu proses
dimana seseorang mengirim pesan ke orang lain, yang bertujuan untuk
menginformasikan pesan terbut kepada penerima agar dimengerti, dengan kata lain
komunikasi adalah proses pertukaran informasi antara sumber pesan dan penerima
pesan.
d. Teknologi komunikasi adalah
peralatan atau perangkat keras dalam sebuah struktur organisasi yang mengandung
nilai- nilai sosial, yang memungkinkan setiap individu mengumpulkan, memproses,
dan saling tukar menukar informasi dengan individu lainnya.
4. Peran TIK dalam dunia fisioterapi adalah
ketika kita sedang menjadi mahasiswa fisioterapi kita sangat membutuhkan TIK
dalam proses pembelajaran contohnya dalam mencari informasi tentang fisioterapi
dan mencari referensi tugas- tugas pada saat menempuh pendidikan di program
studi fisioterapi. Ketika kita sudah bekerja kita juga sangat memerlukan TIK,
karena ilmu pengetahuan seperti hasil penelitian pada ahli lebih cepat
berkembang di internet, dan dengan kita menggunakan internet, tentunya kita
juga sudah memanfaatkan TIK.
Alat- alat fisioterapi yang
menggunakan prinsip TIK :
a. Micro Wave
Diathermy (MWD)
Suatu
aplikasi terapeutik dengan menggunakan gelombang mikro dlm bentuk radiasi
elektromagnetik yg akan dikonversi dalam bentuk dengan frekuansi 2456 MHz dan
915 MHz dengan panjang gelombang 12,25 arus yang dipakai adalah arus rumah 50
HZ, penentrasi hanya 3 cm, efektif pada otot .
b. Transcutaneus
Electrical Nerve Stimulation (TENS)
Transcutaneus
Electrical nerve stimulation (TENS) merupakan suatu cara penggunaan energi
listrik guna merangsang sistem saraf melalui permukaan kulit dan terbukti
efektif untuk merangsang berbagai tipe nyeri
Pada TENS mempunyai bentuk pulsa : Monophasic mempunyai bentuk gelombang rectanguler, trianguler dan gelombang separuh sinus searah; biphasic bentuk pulsa rectanguler biphasic simetris dan sinusoidal biphasic simetris; pola polyphasic ada rangkaian gelombang sinus dan bentuk interferensi atau campuran.
Pulsa monophasic selalu mengakibatkan pengumpulan muatan listrik pulsa dalam jaringan sehingga akan terjadi reaksi elektrokimia dalam jaringan yang ditandai dengan rasa panas dan nyeri apabila penggunaan intensitas dan durasi terlalu tinggi.
Pada TENS mempunyai bentuk pulsa : Monophasic mempunyai bentuk gelombang rectanguler, trianguler dan gelombang separuh sinus searah; biphasic bentuk pulsa rectanguler biphasic simetris dan sinusoidal biphasic simetris; pola polyphasic ada rangkaian gelombang sinus dan bentuk interferensi atau campuran.
Pulsa monophasic selalu mengakibatkan pengumpulan muatan listrik pulsa dalam jaringan sehingga akan terjadi reaksi elektrokimia dalam jaringan yang ditandai dengan rasa panas dan nyeri apabila penggunaan intensitas dan durasi terlalu tinggi.
c. Short Wave
Diathermy (SWD)
Mesin
SWD pada dasarnya adalah sebuah radio transmitter yang dioperasikan seperti
radio transmiter lainya. Pasien diletakan mesin dan dilindungi dari luka dengan
mengoperasikan sirkuit dengan rangsangan maksimum, seperti mesin automatis pada
mesin SWD yang modern. Sekali rangkaian maksimal dikerjakan, pergerakan mesin
dapat mengurangi panas.
5. Contoh rancangan jejaring network
yang terpadu dengan sistem informasi dan komunikasi terpadu di klinik terapi,
pertama klinik terapi harus memiliki alat scanner digital yang memiliki fungsi
untuk memasukan data pasien dari KTP Elektronik atau menginput no KTP atau SIM
apabila belum memiliki KTP Elektronik, kemudian pasien mendapatkan informasi
ruang tunggu dan dokter yang bersangkutan beserta ruangan dalam bentuk tertulis
sehingga dapat mengurangi antrian pasien untuk meminta informasi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar