Selasa, 12 November 2013

UTS Semester 1 (Fisioterapi Udayana)


NI KADEK CITRA PATMALA
1302305037
FISIOTERAPI

1.   Mekanisme kerja TENS yakni TENS memberikan arus listrik dengan amplitudo sampai dengan 50mA dengan frekuensi 10-250Hz, banyak digunakan untuk terapi pengurangan rasa sakit. Banyak teori yang mendukung prinsip kerja TENS, satu diantaranya adalah teori pain gates yang diajukan oleh Melzack dan Walls.
2.   Mekanisme kerja SWD (Short Wave Diathermi) yakni Gelombang radio dilemahkan saat melewati jaringan, tetapi sesungguhnya dapat menembus jaringan sampai dalam tergantung dari jaringan yang dilewati, frekuensi dan karakteristik dari aplikator. Aplikator induktif meningkatkan pusaran medan magnet di jaringan, dan sebagai pengatur dan penghasil temperature tinggi di jaringan yang kaya akan cairan, menginduksi dengan tinggi jaringan seperti otot. Kapasitator melengkapi aplikator yang meningkatkan panas dari medan listrik. Temperatur maksimal cenderung muncul pada jaringan yang kurang kandungan cairan seperti lemak, dan dapat memungkinkan untuk membakarnya. SWD dapat meningkatkan suhu lemak subkutan sampai 15oC dan pada kedalaman kedalaman 4-5 cm dengan panas 4oC- 6oC. Mesin SWD dapat menghasilkan pulsa sama baiknya dengan Continous Wave output. CW SWD digunakan apabila tujuan dari terapi adalah untuk memanaskan.
3.   Yang di maksud dengan :
a.    Informasi adalah segala sesuatau yang berupa data, pesan maupun simpul yang dapat diartikan sebagai pengetahuan pembelajaran dan istruksi.
b.    Teknologi informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolahdata, termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menhasilkan informasi yang berkualitas.
c.    Komunikasi adalah suatu proses dimana seseorang mengirim pesan ke orang lain, yang bertujuan untuk menginformasikan pesan terbut kepada penerima agar dimengerti, dengan kata lain komunikasi adalah proses pertukaran informasi antara sumber pesan dan penerima pesan.
d.   Teknologi komunikasi adalah peralatan atau perangkat keras dalam sebuah struktur organisasi yang mengandung nilai- nilai sosial, yang memungkinkan setiap individu mengumpulkan, memproses, dan saling tukar menukar informasi dengan individu lainnya.

4.    Peran TIK dalam dunia fisioterapi adalah ketika kita sedang menjadi mahasiswa fisioterapi kita sangat membutuhkan TIK dalam proses pembelajaran contohnya dalam mencari informasi tentang fisioterapi dan mencari referensi tugas- tugas pada saat menempuh pendidikan di program studi fisioterapi. Ketika kita sudah bekerja kita juga sangat memerlukan TIK, karena ilmu pengetahuan seperti hasil penelitian pada ahli lebih cepat berkembang di internet, dan dengan kita menggunakan internet, tentunya kita juga sudah memanfaatkan TIK.
Alat- alat fisioterapi yang menggunakan prinsip TIK :
a.    Micro Wave Diathermy (MWD)
Suatu aplikasi terapeutik dengan menggunakan gelombang mikro dlm bentuk radiasi elektromagnetik yg akan dikonversi dalam bentuk dengan frekuansi 2456 MHz dan 915 MHz dengan panjang gelombang 12,25 arus yang dipakai adalah arus rumah 50 HZ, penentrasi hanya 3 cm, efektif pada otot .
b.    Transcutaneus Electrical Nerve Stimulation (TENS)
Transcutaneus Electrical nerve stimulation (TENS) merupakan suatu cara penggunaan energi listrik guna merangsang sistem saraf melalui permukaan kulit dan terbukti efektif untuk merangsang berbagai tipe nyeri
Pada TENS mempunyai bentuk pulsa : Monophasic mempunyai bentuk gelombang rectanguler, trianguler dan gelombang separuh sinus searah; biphasic bentuk pulsa rectanguler biphasic simetris dan sinusoidal biphasic simetris; pola polyphasic ada rangkaian gelombang sinus dan bentuk interferensi atau campuran.
Pulsa monophasic selalu mengakibatkan pengumpulan muatan listrik pulsa dalam jaringan sehingga akan terjadi reaksi elektrokimia dalam jaringan yang ditandai dengan rasa panas dan nyeri apabila penggunaan intensitas dan durasi terlalu tinggi.
c.    Short Wave Diathermy (SWD)
Mesin SWD pada dasarnya adalah sebuah radio transmitter yang dioperasikan seperti radio transmiter lainya. Pasien diletakan mesin dan dilindungi dari luka dengan mengoperasikan sirkuit dengan rangsangan maksimum, seperti mesin automatis pada mesin SWD yang modern. Sekali rangkaian maksimal dikerjakan, pergerakan mesin dapat mengurangi panas.
5.   Contoh rancangan jejaring network yang terpadu dengan sistem informasi dan komunikasi terpadu di klinik terapi, pertama klinik terapi harus memiliki alat scanner digital yang memiliki fungsi untuk memasukan data pasien dari KTP Elektronik atau menginput no KTP atau SIM apabila belum memiliki KTP Elektronik, kemudian pasien mendapatkan informasi ruang tunggu dan dokter yang bersangkutan beserta ruangan dalam bentuk tertulis sehingga dapat mengurangi antrian pasien untuk meminta informasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar